The World in My Pocket: Sebuah Kajian Budaya Ilmu Komunikasi

Artikel ini merupakan buah gagasan Andika Sanjaya ketika dalam penyelesaian studi sarjana di Ilmu Komunikasi Universitas Sebelas  Maret.  Artikel ini ditulis pada 1 Juni 2010 untuk menjawab pertanyaan jelaskan secara mendalam dan dengan contoh ungkapan 'The World in Your Pocket''. Pertanyaan ini muncul dalam mata kuliah "Komunikasi Antar Budaya" yang diampu oleh Prof. Dr. Andrik Purwasito, DEA, seorang guru besar dalam bidang Ilmu Komunikasi Lintas Budaya Universitas Sebelas Maret (UNS).


The World in Your Pocket


Istilah The World in Your Pocket atau "The World in My Pocket" mempunyai arti bahwa kita tidak perlu bersusah payah untuk pergi ke bagian dunia lain untuk bertemu dengan seseorang. Perkembangan teknologi telekomunikasi yang sangat pesat semakin memperpendek jarak dan memacu kontak-kontak global. Hal tersebut membuat dunia yang dulunya dibayangkan amat luas, kini menjadi sebuah desa global yang saling terhubung satu sama lain. 

Informasi dapat diakses dengan mudah oleh daerah-daerah pelosok yang tak terjangkau oleh transportasi, sama cepatnya dengan akses informasi di kota-kota metropolitan. Kemudahan itu benar-benar dirasakan sejak berkembangnya pesat televisi, telepon dan internet, karena peralatan tersebut mampu menerima informasi-informasi yang terjadi di dunia manapun pada saat yang bersamaan. Bahkan, internet menjadi bagian penting dari era globalisasi dan pembentukan desa global, dikarenakan ia merupakan media telekomunikasi yang menyebarkan informasi nyaris tanpa sensor.

Perkembangan internet menjangkau bebagai segi kehidupan dan terlihat dari berbagai hal seperti dalam ranah ekonomi, jaringan sosial, dan riset atau penelitian. Dalam bidang ekonomi, variasi bisnis dan keuntungan yang diperoleh mengalami pelonjakan yang tajam khususnya dalam bisnis periklanan online. 

Sementara dalam hal jaringan sosial, internet memfasilitasi kelancaran komunikasi interpersonal antara banyak orang di dunia dengan melalui situs-situs pertemanan seperti friendster, facebook, twitter, formspring.me dan lain-lain serta berbagi pesan teks, gambar, video, alamat email yang dilakukan via chatting, voice conversations dan web cam. Kegiatan penelitian pun dapat didukung oleh teknologi internet  melalui download pdf akses artikel, buku, jurnal, laporan ilmiah, wacana dan tulisan yang bermuatan pengetahuan dan pendidikan dan masih banyak lagi.

Selain semua kemudahan itu, kemajuan teknologi juga dapat dinikmati oleh berbagai lapisan masyarakat,dari semua bangsa dari seluruh belahan dunia. Hal ini dikarenakan harga alat telekomunikasi seperti handphone dan televisi juga semakin murah sehingga semua bukan barang mewah lagi sehingga orang berlomba-lomba untuk membelinya. Hal tersebut juga menunjukkan bahwa komunikasi begitu penting dan dibutuhkan oleh setiap orang tanpa memandang status sosial. 

Fitur handphone yang semakin canggih memudahkan penggunanya untuk saling berkomunikasi dan mengakses berbagai macam informasi tanpa harus berpindah tempat, hanya duduk manis dan memandang layar handphone. Fitur internet yang disipkan ke dalam handphone pun semakin menguatkan kinerja handphone senagai alat komunikasi masyarakat desa global. Lalu hanya tinggal klik, semua kebutuhan manusia dapat dipenuhi, walaupun berbeda tempat dan negara. Itulah mengapa saat ini, muncul istilah dunia berada di genggaman tangan anda.




Scout Indonesia. Jangan lupa klik dan subscribe kanal Youtube LigaIndonesia.My.Id untuk memperoleh video-video sepakbola akar rumput. 

Video LigaIndonesia.My.Id terakhir:


Daftar Pustaka


  Susanto, Astrid S. 1995. Globalisasi dan Komunikasi. Pustaka Sinar Harapan : Jakarta. Hlm. 27.



Comments